Rabu, 13 April 2016

TEMU KANGEN ANGKATAN XI/2002 SKMA UJUNG PANDANG

Makassar (04/04,) temu kangen angkatan XI SKMA Ujung Pandang dilaksanakan di Makassar-Maros tepatnya pada tanggal 25 sampai dengan 27 Maret 2016.

Kegiatan temu kangen dilakukan di SKMA Ujung Pandang yang sekarang ini berubah menjadi SMK Kehutanan Negeri Makassar melalui ramah tama dengan Pembina SKMA. Acara lanjutan dilaksanakan di Maros Water Park yang berada di sekitar kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Reuni perdana angkatan kedua terakhir ini mengusung tema The Family Camping. Tak heran sebagian besar teman-teman mengajak keluarga dalam rangkaian temu kangen ini.

Ajakan reuni bermula ketika seorang yang yang menjadi ketua osis semasa sekolah dulu bertugas di Kota Makassar. Beliau adalah saudara Hamka, yang sebelumnya bertugas di Mangkutana Palopo.

Rencana ajang reuni  yang digagas sekaligus sebagai obat pelipur lara dikala beberapa tahun silam acara reuni yang sejatinya terlaksana, namun karena suatu dan lain hal sehingga tidak terwujud sesuai dengan rencana. Padahal planning sudah matang hingga iuran reuni sebagian besar telah dikumpulkan. Tapi sudah lah..itu masa lalu. Mari kita buka lembaran baru.

Bermula dari grup WhatsApp (WA), menjadi awal mula komunikasi dengan teman-teman seangkatan yang menyebar dari ujung Sumatera hingga Papua Barat. Bermula saling menyapa, tanya kabar, hingga baku gara menjadi awal terjalinnya silahturahim walau hanya melalui dunia maya. Berasa dekat, feel senasib sepenanggungan mulai hadir.



Lama-kelamaan mulailah sentilan satu dua orang untuk ajak reuni, melepas kerinduan yang selama ini memendam. Ya.. tak dipungkiri beberapa teman ada yang tak pernah bersua sejak berpisah tahun 2002. Tak sedikit juga teman yang penasaran seperti apa wujud teman seperjuangan setelah berpisah sejak kelulusan.

Pada akhirnya mulailah inisiatif membentuk tim kecil sebagai panitia persiapan reuni Angkatan XI. Mulai mendiskusikan kapan, di mana, siapa target utama peserta reuni, seperti apa agenda reuni hingga berapa duit yang harus dikumpulkan untuk mendukung terlaksananya kumpul bersama ini.

Panitia persiapan reuni yang ditujuk adalah teman-teman yang berdomisili di sekitar Makassar. Hal ini cukup beralasan untuk memudahkan komunikasi dalam tim dalam merumuskan konsep dan persiapan yang dibutuhkan. Tim kecil ini terdiri dari Hamka, Ferdinan, Yunus, Syachrir, Rahmat, dan Taufiq. Sesekali tim kecil ini dibantu teman lainnya seperti halnya Irwan, Tigor, Dadang, dan Ridwan dalam beberapa sesi pertemuan. Tim kecil ini pun mulai bekerja.




Ternyata tak mudah mengatur dan mengakomodir keinginan teman-teman seangkatan yang menjadi calon peserta reuni dalam memutuskan hal-hal yang dibutuhkan dalam acara yang dinanti-nanti.

Contoh kecilnya penentuan model baju reuni yang akan dipesan. Begitu sengit pergulatan hingga berkat berkat jiwa kepemimpinan dari Pak Ketua yang mampu meredam dan luwes mengakomodir kemauan teman-teman.

Satu pesan dari pak ketua yang selalu ditekankan pada beberapa kali pertemuan yakni agar teman-teman panitia senantiasa menahan diri dan tidak mudah terpancing dalam mengurus persiapan acara bersama ini.

Pertemuan makin rutin dilaksanakan menjelang satu bulan terkhir deadline acara dinanti. Pertemuan dilakukan di sela-sela kesibukan teman-teman panitia, tak jarang pertemuan dilakukan di saat weekend. Lokasi pertemuan pun dilakukan secara bergiliran. Mengingat pengalaman saat meeting di café, kurang bebas karena terkadang diselingi canda tawa yang berlebihan. Kadang di rumah pak ketua, bu Nani, dan pak Toto pertemuan dilakukan, namun pada akhirnya pertemuan lebih sering dilaksanakan di rumah Papa Wesley. Mengapa hal ini terjadi mengingat Papa dua anak ini susah diajak keluar rumah sehingga solusinya kami yang mendatanginya. Tak tahu apa alasannya..he

Sesekali acara pertemuan ini dibumbuhi agenda bakar ikan bersama untuk menambah semangat berdiskusi. Terima kami haturkan kepada keluarga Astoto yang selalu dengan senang hati menjamu, apalagi coklat susu spesialnya menjadi menu favorit sang penulis.

Pada akhirnya tiga minggu sebelum acara berlangsung persiapan mulai dimatangkan. Peninjauan lokasi, pemesanan baju hingga konfirmasi kehadiran teman dioptimalkan. Hasil konfirmasi teman-teman yang ingin datang sangat besar membuat panitia makin semangat menyiapkan keperluan yang dibutuhkan demi suksesnya agenda special ini.
Saat yang dinanti pun tiba, akhir Maret adalah waktu yang disepakati panitia yakni tanggal 25, 26, dan 27 Maret 2016. Long weekend mengingat hari Jumat adalah peringatan paskah.

Hari Kamis (24/03) beberapa teman pun telah tiba di Makassar.  Karena sudah janjian dengan panitia mereka pun dijemput satu demi satu terutama yang menggunakan pesawat terbang.

Jemputan yang menarik adalah bro Sahudin yang menggunakan Kapal Pelni dari Pulau Sumbawa, NTT. Mengulang history kurang lebih 16 tahun lalu ketika datang dan pulang kampung menggunakan kapal penumpang ini. “bagai kembali ke masa-masa sekolah dulu, naik kapal melewati pulau-pulau dan deras ombak selama perjalanan” tuturnya.

Hari pertama temu kangen, agenda hari Jumat kala itu ba’da sholat Jumat sesuai undangan untuk mengikuti ramah tamah dengan Pembina SKMA yang dilaksanakan di auala SMKK.

Pembina yang turut hadir diantara Pak Tandi, Ibu Rosdiana, Bu Qalbi, Bu Andriani, dan K Ilyas dan beberapa Pembina lainnya. Juga turut hadir Undangan Ketua Ika Pengda Sulsel dan Kang Aziz.

Acara ramah tamah berlansung sederhana dan khidmad. Dipandu oleh wakil ketua osis, Mr. Roni Jaya Budiman yang sangat supel dalam mengalirkan susunan acara.

Beberapa sambutan dalam rangkaian acara silaturahmi ini. Yang pertama membawakan sambutan adalah Kanda Muhamra Gusra selaku ketua Ika Pengda Sulsel. Dalam sambutannya beliau menyiratkan pesan untuk selalu kompak dan saling mendukung dalam mencapai kesuksesan bersama. “makan nd makan asal kumpul, untung hari ini kita kumpul dan makan bersama” begitulah sesekali guyonannya dalam sambutan beliau.

Sambutan kedua disampaikan oleh Ibu Rosdiana. Beliau adalah ibu kami selama sekolah. Beliau selalu meluangkan waktu untuk memperhatikan siswa-siswi baik di dalam kelas maupun di asrama. Menurutnya penampilan alumni2 sudah berubah total. “banyak yang saya tidak kenal lagi, jadi waktu salaman tadi saya minta untuk sebut namanya”  ungkapnya.

Ibu Andriani selaku wali kelas B sekaligus mantan Kepsek SMKK Negeri Makassar turut memberi sambutan. Beliau menceritakan bagaiman perjalanan SKMA yang sekarang menjadi SMKK. beliau juga bercerita panjang lebar bagaiman perjuangannya hingga SMKK bisa menyandang ankreditasi A yang dikeluarkan oleh Kemendikbud.

Beliau juga menuturkan pengalamannya saat bertemu alumni-alumni yang berada di UPT atau dinas-dinas terutama yang bertugas di luar Sulawesi Selatan. Pada kesempatan tersebut bu Ani sapaan akrab beliau, tak lupa memimpin untuk mengirim doa kepada Pembina yang telah mendahului, Pak Saing dan Bu Dewi. Mari kita kirimkan doa kepada beliau..Alfatiha..

Acara ramah tamah hari itu bagi teman-teman sangat berkesan. Menyanyikan Mars Rimbawan satu angkatan dan dilakukan di aula kebanggaan. Jika mau diflashback pertama kali menyanyikan lagu kebanggaan ini di aula, saat masih kelas 1 dalam acara pembinaan mental. Waktu itu jika masih kelas 1, tidak dibolehkan duduk selama acara melainkan harus berdiri di sisi kiri dan kanan. Yang boleh duduk hanya kelas 2 dan 3 dimana acara berlangsung antara 2 – 3 jam. Betapa kerasnya betis saat itu mendengarkan wejangan Pembina sambil berdiri.

Setelah selesai acara ramah tamah ditutup dengan doa yang dibawakan oleh Saudara Hidayat S yang cukup menggetarkan hati.

Selanjutnya agenda temu kangen ini dilanjutkan ke Maros Water Park. Lokasinya sekitar 30 km dari green campus. Mobilitas peserta reuni pun difaslitasi panitia. Mobilitas menuju lokasi reuni terjadi sedikit accident.

Kejadian ini tak sepenuhnya disadari driver. Kejadiaannya saat di pertigaan Pasar Batangngase Maros, avanza hitam yang ditunggangi peserta reuni diserempet mobil kijang open cap di sisi kiri. Namun karena saat itu lagi macet sehingga konsen vokalis “The Teroris Band” sedikit terpecah. Berjarak sekitar 2 km dari TKP driver baru menyadari jikalau ada yang tidak beres dengan kendaraan mereka. Bamper bagian depan terlepas hingga hampir menyentuh aspal. Kendaraan roda 4 ini pun mulai menepi dan mengecek kerusakan yang terjadi. Karena kerusakannnya masih skla kecil driver pun membetulkannya sendiri. Dengan menggunakan lakban, bamper pun dieratkan sehingga perjalanan pun bisa dilanjutkan menuju Dusun Pattunuang.

Jumat sore tepat pukul 17.00 WITA peserta reuni Alhamdulillah telah tiba dengan selamat di lokasi temu kangen, Maros Water Park. Satu yang menjadi perhatian teman-teman saat hampir tiba di dusun ini, yakni jaringan seluler. Yaa.. sekitar satu kilo meter sebelum water park handphone mereka tak mampu lagi menangkap signal, Telkom*** sekalipun.

Bagi panitia hal ini menjadi nilai plus bagi kualitas kesuksesan temu kangen perdana ini. teman-teman tak bergantung lagi pada gadget super canggih mereka. Sehingga bisa berfokus pada acara kumpul bersama ini. bernostalgia masa-masa indah selama jadi siswa di SKMA Ujung Pandang.

Cerita lucu, canda tawa yang bahannya dari kisah-kisah klasik selama sekolah dulu. Tak jarang satu atau dua orang menjadi bahan bullyan dalam setiap stand up comedy ala teman angkatan ini tuk memancing tawa kawan lainnya. Teman yang jadi korban bully pun turut terbawa suasana mengingat kejadian yang dibawakan hingga tawa pun terpecah.

Teman seangkatan dalam SKMA ada saudara senasib sepenanggungan. Karena selama 3 tahun bersama menjani kehidupan asrama baik pahit maupun manis dirasakan bersama.




Malam pertama sesuai agenda panitia adalah acara bebas mengingat beberapa teman datang dari lokasi yang jauh. Sehingga teman-teman dipersilahkan untuk istirahat lebih dulu jika mau. Namun karena baru ketemu dan berkumpul bersama sehingga mereka enggan untuk istirahat.
Malam itu peserta reuni dihibur oleh orgen yang disediakan oleh Maros Water Park. Namun karena kurang maksimal seorang kawan pun mengeluarkan amunisinya berupa perangkat karaoke pc. Dilengkapi proyektor sehingga tampilan layarnya dapat diperbesar. Karaoke live pun tersaji layaknya karaoke komersil bahkan lebih. Belum lagi vokalis yang silih berganti dari teman-teman seangkatan menambah meriahnya acara malam itu.


Pagi itu matahari menampakkan sinarnya dari balik tebing karst yang menjulang. Teman-teman bersiap diri mengikuti jadwal panitia yakni outbond. Outbond ini dipimpin oleh tim SAR Outbond Makassar yang lebih pagi menyiapkan peralatan dan perlengkapan outbond.
Kegiatan ini sangat dinikmati oleh para alumni, hal ini terlihat dari antusias dan partisipasi dalam setiap game yang dimainkan.

Game yang disajikan menguji kekompakan, kerjasama, dan kesabaran. Ini merupakan satu suguhan yang akan terngiang di benak para peserta reuni setelah kembali ke tempat tugas masing-masing.




Sampai menjelang Dzuhur game yang dimainkan dalam outbond ini baru berakhir. Menyalanya api pada obor sebagai puncak kesuksesan dari kekompakan para gamers.


Tak lupa sesi pengambilan gambar dan video seangkatan pun dilakukan sebagai kenangan dan bukti temu kangen ini.

Setelah makan siang diagendakan panitia untuk acara bebas. Sebagian besar peserta reuni memanfaatakan untukmandi-mandi  di water boom yang berada di bagian belakang cottage. Seluncuran adalah menu favorite yang dinikmati. Pada wahana ini terjadi insiden kecil, dimana La Emi yang terjungkal dalam arena seluncuran karena menggunakan satu ban untuk 2 orang. Kelopak mata bagian atas Saudara kita yang bertugas di Palu ini mengalami luka memar dan sedikit tergores. Pertolongan pertama pun dilakukan teman-teman dengan menggunakan obat yang dibawa teman lainnya.

Malam pun tiba. Acara yang diusung panitia adalah malam diskusi. Dalam agenda ini dibahas beberapa hal diantaranya rencana reuni berikutnya dan pembahasan penanganan masalah yang dihadapi teman-teman seangkatan.

Melalui diskusi yang cukup panjang dan alot menghasilkan keputusan bahwa reuni berikutnya akan dilaksanakan di Lombok pada tahun 2020. Malam itu juga dibahas iuran yang harus dipenuhi demi terselenggaranya reuni ke dua ini. Adapun nilainya sebesar Rp. 20.000,- per bulan dan akan diangsur selama kurun waktu 4 tahun (2016 s.d 2020). Adapun mekanisme secara detailnya akan dibahas lebih lanjut pada grup WhatsApp angkatan.

Agenda kedua yang tidak kalah pentingnya adalah problem solution seangkatan. Yang menjadi hangat dibicarakan adalah masalah yang dihadapi saudara kita Lalu Gede Wiryadi (LGW). Beliau terancam dikenakan sanksi indisipliner kategori berat. Beberapa solusi mulai ditawarkan teman-teman, yang pada intinya harus dimulai dulu dari bro LGW nya, apakah dia mau berubah atau tidak. Edi Kurniawan selaku teman sekantor diminta untuk melakukan pendekatan kepada LGW secara intensif.

Kang Aziz (SKMA Kadipaten) yang turut hadir pada diskusi malam itu, beliau siap membantu dengan syarat bro LGW mau mengubah perilakunya.

Setelah selesai diskusi acara dilanjutkan dengan acara bebas, karaoke sampai poge.

Keesokan harinya setelah sarapan pagi, sesuai jadwal panitia yakni check out from the Maros Water Park. Namun demikian bagi teman-teman yang masih ingin menikmati jappa-jappa ri mangkasara (jalan-jalan di Makassar) panitia masih memfasilitasi mobilitas teman-teman.
Beberapa rombongan berkunjung ke Trans Studio Makassar, jalan-jalan di mall, dan beberapa kawan lainnya menikmati kumpul bareng di Mess 18. Mess teman seangkatan yang menjadi guru SMKK Negeri Makassar.

Hasil absensi panitia temans sebelas yang bergabung dalam agenda temu kangen sebanyak 50 orang. Jika dihitung dengan anggota keluarga yang hadir jumlahnya mencapai 80 orang.
Rijalil Fikri adalah peserta terakhir yang rela datang dari Mataram meskipun di hari terakhir reuni berlangsung. Hanya beberapa teman yang beliau sempat temui, mengingat sebagian besar teman lain telah pulang ke tempat tugas masing-masing. Meskipun demikian si pemilik kantong ajaib ini tetap merasa senang bisa berjumpa lagi kawan seperjuangan. Beliau tidak sempat datang lebih awal mengingat ada acara rangkaian kedukaan yang pelaksanaannya bertepatan dengan pelaksanaan reuni. Namun karena rindu yang tak terbendung sehingga beliau rela merapat ke Makassar. Makasih bro Rijal atas kedatangannya.

Dan pada akhirnya satu per satu teman-teman meninggalkan Kota Makassar. Safe flight temans sebelas. Makasih atensinya, tanpa kehadiran kalian temu kangen ini tiada arti.

Sampaikan salam buat keluarga di rumah. Terima kasih kepada istri-istri alumni yang mengijinkan paytua (suami) bertemu kange

n dengan angkatannya. Apa tah lagi bagi istri dan calon istri atau suami yang rela datang jauh-jauh menemani sang suami ataupun istri di lokasi reuni, kalian luar biasa.
Terima kasih juga kami sampaikan kepada tim kecil selaku panitia yang rela mnengorbankan tenaga, pikiran bahkan materi hingga terlaksana dan suksessnya agenda bersama kita ini.

You are the best my brothers..see u all on Lombok in 2020

 Salam SEBELAS..SEkumpulan Barisan pErsaudaraan seLAlu dan Selamanya (Wahyu Rian 2016).




 Dariku, oepick 



Minggu, 27 Maret 2016

Jelajah Resort Mallawa

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung


kawasan resort Mallawa memiliki karateristik ekosistem pegunungan bawah, sedikit berbeda dengan resort lain yang umumnya didominasi kawasan ekosistem karst.

Jelajah resost ini lakukan dalam rangkaian survey potensi kawasan resort. Survey ini bertujuan untuk mengetahui potensi yang dimiliki baik fauna, flora, kerawanan terhadap perambahan hingga potensi pengembangan wisata yang dapat dilakukan.

perjalan melintasi kawasan taman nasional ini kami lakukan di akhir tahun 2015.

kami sangat menikmati perjalan menuju kawasan ini, letaknya yang berada pada ketinggian 600 hingga 750 meter di atas permukaan laut. jalan berkelok dan sedikit terjal membuat para penjelajah ini harus ekstra hati-hati. Kendaraan roda dua yang kami tunggangi pun sangat mendukung, sehingga tak ada aral yang menghadang. Serasa berada di arena off road. 

Betapa senangnya kami menunaikan tugas ini..Rehat sejenak dari aktivitas di belakang meja yang membosankan.

Menikmati alam bebas karunia Sang Pencipta..mari kita jaga dan lestarikan.... Demi kehidupan yang lebih baik..

salam LESTARI...